Resmi Dilantik, Bupati Banyuwangi terpilih 2016-2021

SURABAYA – Berita mendebarkan yang ditunggu masyarakat Banyuwangipun telah tiba. Pasangan bupati terpilih Abdullah Azwar anas dan wakil Yusuf Widyatmoko resmi dilantik oleh Gubernur Jawa Timur di Surabaya. Pelantikan yang dilaksankan di Gedung Negara Grahadi setelah pelaksanakan pilkada serentak 9 Desember 2015. Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jatim, H Soekarwo berlansung hikmat dan berjalan lancar. Pelantikan 17 bupati/walikota dibagi dalam dua gelombang, bupati Banyuwangi mendapat giliran di gelombang pertama yakni pukul 09.00 – 11.30. Untuk gelombang kedua dilaksankan pukul 12.30- 15.00 WIB.

Setelah pengambilan sumpah, seluruh bupati dilantik serentak. Gubernur juga berpesan kepada kepala daerah baru yang nantinya terpilih untuk mempelajari Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional maupun Provinsi. “Jangan dilupakan juga program-program lama yang baik untuk dimanfaatkan, kemudian program baru sebagai hasil visi misi selama kampanye dijalankan. Itulah prinsipnya pembangunan,” katanya. acara pelantikan bupati serentak, dihadiri oleh perwakilan pejabat Kementerian Dalam Negeri, Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Sumardi, serta Pimpinan Forpimda Jatim lainnya.

Menyusul setelah pelantikan , juga dilaksankan pelantikan ketua tim penggerak PKK masing-masing daerah yang dilantik oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jatim Nina Soekarwo.

Sejam usai dilantik di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (17/2), Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas langsung menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah dinas dan camat. Kebetulan, para camat berada di Surabaya karena diwajibkan hadir saat ada pengarahan dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Rabu malam. Bersama Wabup Yusuf Widyatmoko, Anas langsung memaparkan program-program prioritasnya di hadapan seluruh kepala SKPD dan camat se-Banyuwangi. “Pekan ini juga jadwal musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) tingkat desa hingga kecamatan.

Saya ingin agar program-program pembangunan saya di periode kedua ini bisa selaras hingga tingkat desa,” ujar Anas. Bupati Anas pun langsung membedah sejumlah strategi yang akan diterapkan untuk mempercepat pencapaian programnya. Anas juga mengingatkan para camat agar dalam Musrenbang tidak hanya berkutat pada penangan masalah yang bersifat kuratif. Namun, Bupati Anas menghendaki program yang bersifat preventif dan promotif. “Dalam bidang kesehatan, misalnya, orang sakit bukan semata tidak ada fasilitas kesehatan, tapi karena berawal dari pola makan. Makanya, pola makanan sehat dan bebas racun harus disosialisasikan sedini mungkin.

Contoh lain sosialisasi BPJS yang gamblang ke masyarakat juga perlu untuk memahamkan rakyat,” paparnya. Anas juga memaparkan beberapa program yang perlu ditekankan dalam Musrembang. Di antaranya infrastruktur jalan dan pertanian, infrastruktur pendidikan dan kesehatan, serta reformasi birokrasi dan pelayanan publik. Selain itu, Anas menyampaikan beberapa inovasi yang akan diterapkannya pada kepemimpinannya yang kedua ini. Inovasi dan ide-ide tersebut disiapkan untuk menunjang pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi. “Inovasi ini nanti kita siapkan untuk melanjutkan program pariwisata dan peningkatan ekonomi yang sebelumnya. Saat Banyuwangi mendapatkan penghargaan UNWTO di Madrid Spanyol kemarin saya banyak mendapat ide pengembangan wisata, banyak belajar dari negara-negara Eropa. Akan coba kita terapkan di Banyuwangi menyesuaikan dengan kultur dan kapasitas,” pungkas suami Ipuk Festiandani itu.

Sumber : banyuwangitourism.com